Pengertian Radio Frekuensi: Jenis Frekuensi dan Spektrumnya

Radio merupakan salah satu alat komunikasi yang hingga saat ini masih digunakan oleh sebagian orang. Radio bisa menangkap sinyal karena adanya frekuensi tertentu.

Pengertian radio frekuensi mencakup jenis ukuran panjang gelombang dan tipe frekuensinya. Frekuensi ini tak hanya membicarakan tentang sinyal saja. Untuk bisa memancarkan gelombang dengan baik, butuh pemancar dan juga pemilihan ukuran panjang gelombang radio yang tepat. Berikut ini adalah informasi lebih mengenai frekuensi radio.

Apa itu Radio Frekuensi?

pengertian radio frekuensi

 

Apa yang dimaksud dengan radio frekuensi? Pengertian radio frekuensi adalah tipe-tipe frekuensi dalam gelombang radio yang digunakan untuk mengirim informasi dalam bentuk sinyal. Sinyal tersebut bisa didapatkan karena adanya gelombang elektromagnetik.

Perambatan gelombang ini terjadi di tanah dan udara sebagai medianya. Bagaimana gelombang elektromagnetik ini bisa dihasilkan? Ada rangkaian osilator yang menjadi penyedianya dan hasil tersebut pun sama sekali tidak bisa dilihat karena hanya berbentuk sinyal.

Bagaimana dengan media yang bisa mengirimkan gelombang radio tersebut? Dalam pengertian radio frekuensi, penyedianya disebut dengan antena. Jadi, setiap alat akan memiliki antena untuk bisa menangkap sinyal tersebut sehingga bisa menyiarkan informasi ke receiver.

Jenis-Jenis Ukuran Gelombang Radio

Jenis-Jenis Ukuran Gelombang Radio

 

1. Gelombang panjang

Gelombang panjang memiliki nama Long Wave dan secara umum disingkat menjadi LW. Di dalam gelombang yang satu ini, area jangkauannya sangat luas. Gelombang panjang lebih dari sekedar gelombang radio yang digunakan sebagai mediator.

Daya listrik yang digunakan untuk frekuensi gelombang radio ini juga memakan jumlah yang sangat besar. Operasional untuk bisa memancarkan gelombang panjang pun sangat mahal karena ada potensi noise. Semakin panjang, maka kemungkinan hadirnya noise pun semakin besar.

2. Gelombang medium

Gelombang medium atau medium wave adalah gelombang yang secara umum dipakai untuk mediator. Anda mungkin tidak asing dengan istilah AM dan FM dalam perangkat radio. Untuk bisa menghadirkan frekuensi bagus, maka dibutuhkan MW atau medium wave.

Gelombang medium banyak digunakan dalam berbagai tujuan dalam pengertian radio frekuensi karena bisa stabil dalam kondisi cuaca apapun. Kemungkinan hadirnya noise sangat kecil. Penyiaran pun tidak akan terpengaruh. Hanya saja, range-nya jauh lebih sempit daripada gelombang panjang.

3. Gelombang pendek

Gelombang pendek disebut juga sebagai short wave. Gelombang yang satu ini juga sama seperti gelombang medium karena banyak digunakan sebagai mediator. Kemudian, range yang bisa dipengaruhi oleh geombang pendek pun cukup luas.

Gelombang pendek dalam frekuensi radio banyak digunakan untuk pemancar. Baik di dalam negeri maupun luar negeri, gelombang pendek sangat bisa diandalkan karena tidak akan terpengaruh oleh bising. Rangkaian cuaca apapun tetap membuatnya stabil dan terdengar oleh manusia.

Spektrum Radio Frekuensi

Spektrum Radio Frekuensi

 

1. Frekuensi amat rendah ELF

ELF merupakan spektrum amat rendah yang pita frekuensinya dimulai dari 3-30Hz saja. Frekuensi radio ini banyak dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan kapal selam di bawah laut dan dilakukan oleh para tentara angkatan laut. Kedalaman komunikasinya bisa sangat dalam.

Meskipun frekuensinya sangat rendah, butuh ukuran antena yang sangat besar untuk bisa memancarkan sinyal radio untuk kategori ini. operasi ELF juga kadang dinilai tidak efisien karena membutuhkan daya listrik yang sangat tinggi.

2. Frekuensi super rendah SLF

SLF merupakan singkatan dari super low frequency. Dalam pengertian frekuensi super rendah, rangkaian frekuensi yang satu ini biasanya bermain di 50-60Hz dan arusnya hanya bisa searah saja. Biasanya, frekuensi ini digunakan untuk berkomunikasi dengan kapal selam.

Panjang gelombang dalam kategori ini adalah sekitar 1000-10,000 km. Inspeksi dasar laut biasanya menggunakan SLF ini sehingga bisa mendapatkan informasi dari dalam laut dengan topografi yang berbeda, termasuk basin di laut.

3. Frekuensi ultra rendah ULF

Frekuensi gelombang pada kategori ini adalah sekitar 300 Hz hingga 3 KHz. Gelombang ini bisa memancar sejauh 100-1000 km dan juga masih banyak digunakan untuk bidang kelautan, salah satunya adalah alat komunikasi kapal selam.

4. Frekuensi sangat rendah VLF

Frekuensi radio dalam kategori ini adalah frekuensi yang panjang gelombangnya berada di 3-. Panjangnya sekitar 10-100 km sehingga bandwithnya bisa dibilang cukup terbatas. Dalam tabel frekuensi, bagian ini disebut dengan VLF atau very low frequency.

Penggunaan frekuensi yang satu ini dinilai tidak cukup praktis dalam berbagai tujuan. Kecepatan data yang bisa tersampaikan juga cukup rendah, sehingga penggunaannya juga hanya terbatas dalam navigasi radio dan stasiun radio yang biasanya dikelola oleh pemerintah.

5. Frekuensi rendah LF

Frekuensi rendah atau low frequency merupakan salah satu gelombang yang kisarannya adalah 30-300 KHz dengan panjang 1-10km saja. Penggunaan frekuensi ini banyak untuk tujuan navigasi, sinyal, dan radio kategori AM. Nama lain dari gelombang frekuensi ini adalah gelombang kilometer.

Salah satu kekuatan yang bisa diandalkan dari frekuensi rendah dalam pengertian radio frekuensi adalah tembusannya yang bisa sangat jauh. Hambatan bentuk apapun bisa ditembus oleh frekuensi rendah dan muatan di dalamnya pun tidak akan berkurang.

6. Frekuensi sedang MF

Frekuensi sedang atau medium frequency merupakan sebutan untuk radio frekuensi yang kisarannya berada di 300 KHz hingga 3 MHz. Sebutan lain untuk panjang gelombang ini adalah pita hektometer yang jaraknya bisa menjangkau 100 meter hingga 1 kilometer.

Tujuan dari menggunakan frekuensi sedang cukup banyak, seperti media komunikasi untuk kapal ke pantai, menyiarkan radio navigasi, menyiarkan radio dengan tipe AM, dan juga sebagai ATC yang jaraknya lintas samudera. Perambatan frekuensi sedang biasanya melalui tanah.

7. Frekuensi Tinggi

Frekuensi ini berada di kisaran 3-30 MHz yang nama lainnya disebut sebagai pita dekameter. Sebutan ini disebabkan oleh jangkauannya yang ada di 10-100 meter. Frekuensi tinggi digunakan oleh stasiun siaran radio dengan gelombang pendek, radio amatir, penerbangan, dan juga prediksi cuaca.

8. Frekuensi sangat tinggi

Frekuensi ini ada pada kisaran 300-300 MHz. Penggunaan frekuensi ini dinilai cukup praktis oleh banyak praktek siaran radio yang dimulai pada tahun 1900-an. Tak hanya radio, VHF juga digunakan untuk komunikasi di laut, komunikasi di udara, sistem navigasi udara dan siaran radio amatir.

9. Frekuensi ultra tinggi

UHF adalah nama lain dari frekuensi ultra tinggi. Gelombang elektromagnetik yang berada di kisaran 300 MHz hingga 3 GHz. Panjang gelombangnya hanya sekitar 10 cm hingga 1 m saja. Dalam pengertian radio frekuensi, tipe ini juga disebut sebagai frekuensi desimeter.

10. Frekuensi super tinggi

Super high frequency atau SHF merupakan kategori super tinggi yang rentangnya dimulai dari 3 hingga 30 GHz. Nama lainnya adalah gelombang centimeter karena panjang gelombangnya yang hanya pada kisadan 10 centimeter saja. SHF dipakai untuk jaringan LAN, parabola, TV, dan radio amatir.

11. Frekuensi tinggi ekstrim

Frekuensi tinggi ekstrim dalam pengertian radio frekuensi adalah frekuensi yang disingkat EHF dengan kisaran 30-300 GHz. Panjang pita gelombangnya adalah 1-10 milimeter. Penggunaan frekuensi ini sangat sedikit karena resonansinya yang dinilai cukup lemah. EHF banyak digunakan untuk radio saja.

Pengertian radio frekuensi tak hanya sekedar tentang sinyal radio untuk komunikasi saja. Radio frekuensi memiliki banyak tujuan, yang kebanyakan digunakan untuk pekerjaan bawah laut hingga satelit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *